Tips cara promosi di Facebook untuk meningkatkan penjualan

Tips cara promosi di Facebook untuk meningkatkan penjualan

Tips Cara promosi di Facebook

Untuk memasarkan bisnis Anda dengan sukses di Facebook, Anda perlu memahami peluang unik dan cara promosi di facebook, dan bagaimana peluang unik itu berbeda dari media lain. Anda tidak boleh sama menjalankan iklan di facebook sama dengan iklan radio atau televisi, atau memasarkan produk di majalah atau di situs web lainnya.

Jangan gunakan Facebook untuk Hard Selling (Jualan Langsung)

Orang-orang menganggap Facebook sebagai ruang sosial yang menyenangkan tempat mereka mengobrol dengan teman, melihat foto dan video, dan bersantai. Anda perlu bergabung dalam percakapan dan menjadi bagian dari komunitas, daripada menjadi pebisnis yang mencoba menjual secara agresif.

Model hard selling seperti menggunakan slogan iklan, memposting berulang kali tentang produk atau layanan tertentu, atau memberikan daftar produk dan harga secara terpisah dari percakapan terkait akan mengakibatkan pengguna lain ‘tidak mengikuti Anda’ (unfollow/unfriend). Mereka bahkan dapat memposting komentar negatif tentang bisnis Anda.

Memiliki tujuan dan strategi yang jelas

Sangat penting untuk memiliki tujuan yang jelas untuk menggunakan Facebook, dan strategi untuk mencapai tujuan itu. Misalnya, kedai kopi mungkin memutuskan bahwa tujuannya adalah untuk meningkatkan penjualan yang dihasilkan oleh Facebook sebesar 10% dalam 6 bulan ke depan. Strategi mereka bisa meliputi:

  • Membuat posting setiap pagi menampilkan ucapan selamat pagi pada hari istimewa, menggunakan kode kupon dan sebagainya.
  • Memposting foto harian yang menampilkan pelanggan yang menjadi “Raja Kopi”’ pada hari itu
  • Mendorong pengguna untuk memposting foto mereka sendiri sambil menikmati kopi.

Menetapkan tujuan dan strategi akan memberi Anda arahan untuk pemasaran Facebook kedepan dan cara untuk mengukur kesuksesan Anda.

Posting secara teratur

Tidak seperti media tradisional (seperti majalah atau televisi), atau media online lainnya (seperti halaman web), media sosial dibangun dengan kondisi sering terjadi pembaruan.

Penelitian Australia baru-baru ini menunjukkan bahwa pengguna Facebook memeriksa halaman mereka lebih dari 25 kali per minggu, dan mereka perlu melihat bahwa Anda secara teratur memposting materi baru. Beberapa panduan merekomendasikan untuk mem-posting setidaknya satu kali sehari, tetapi prinsip-prinsip intinya adalah memposting ketika Anda memiliki konten yang menarik, dan untuk menilai seberapa sering audiens Anda ingin mendengar dan melihat produk dari Anda.

Dorong komentar dan balas dengan cepat

Dorong pengguna Facebook lainnya untuk menanggapi posting Anda atau untuk memposting komentar mereka sendiri tentang bisnis Anda atau topik yang menarik bagi mereka dan Anda. Ketika mereka memposting, tanggapilah dengan cepat – dalam 24 jam adalah yang terbaik.

Gagal menanggapi akan melemahkan kesediaan teman Facebook Anda untuk terlibat komunikasi dengan Anda, dan mereka akan perlahan-lahan menjauh.

Gunakan gambar dan video

Gambar dan video adalah elemen utama dari branding produk di Facebook. Gunakan mereka secara kontinyu untuk menjaga teman-teman Anda terlibat dalam komunikasi dan merasa terhibur, misalnya saja:

  • Pengecer pakaian bisa memposting foto-foto stok baru saat tiba produk dari suplier
  • Seorang arsitek dapat memposting gambar rumah sehari-hari yang sedang direnovasi
  • Seorang pelatih gym private dapat memposting video instruksional tentang bagaimana melakukan latihan tertentu.

Dapatkan interaktif dengan penawaran, kontes, permainan, survei, dll. Orang-orang akan menyukainya ketika Facebook menyenangkan, dan ketika itu memberikan sesuatu yang tidak bisa mereka dapatkan dengan cara lain.

Ingat, penelitian menunjukkan bahwa diskon dan hadiah adalah alasan paling populer bagi pelanggan untuk mengikuti halaman Facebook bisnis. Demikian juga, kontes dan permainan dapat digunakan untuk menghidupkan halaman Anda.

Facebook juga dapat digunakan untuk mendistribusikan survei pelanggan. Jika Anda melakukan ini, pastikan Anda membuat survei singkat, dan berikan tautan survei yang dapat dengan mudah diklik, atau dibagikan dengan teman-teman mereka.

Dropshipper – Cara memulai usaha Online tanpa modal dan resiko

Dropshipper – Cara memulai usaha Online tanpa modal dan resiko

Apa itu Dropshipper

Dropshipper adalah metode ritel di mana Anda tidak perlu menyimpan produk dalam stok dalam menjalankan bisnis. Sebaliknya, Anda bermitra dengan pemasok grosir yang memiliki persediaan sendiri. Sistemnya adalah Anda mentransfer pesanan pelanggan dan rincian pengiriman kepada mereka, dan mereka mengirimkan barang langsung ke pelanggan.

Manfaat terbesar dari model Dropshipper adalah Anda tidak perlu khawatir tentang pemenuhan produk permintaan pelanggan atau masalah persediaan. Enaknya lagi Dropshipper bisa dijalankan dengan cara online.

Hebatnya lagi, sebagian besar pelanggan tidak tahu bahwa Anda melakukan pengiriman model dropshipper, karena “pengiriman menggunakan label pribadi” memungkinkan Anda mengirim dari pedagang grosir dengan alamat pengirim dan faktur yang disesuaikan dengan nama toko online Anda. Makin penasaran dengan sistem Dropshipper ini? Berikut ini cara mudah menjalankan bisns ini:

Langkah 1: Cari tahu niche/ceruk bisnis produk yang akan Anda jalani

Salah satu kesalahpahaman terbesar yang biaa terjadi pada sistem Dropshipper ini adalah Anda bermain di hampir semua ceruk bisnis, bahkan jika Anda tidak tertarik dengan apa yang Anda jual sekalipun.

Tanpa pengetahuan apa pun tentang niche yang Anda pilih, Anda tidak akan memiliki kemampuan untuk menangkap apa pun kelemahan tentang kualitas produk, proses, harga, atau apa pun yang terkait. Hal ini membuat produk dan layanan and kurang kompetitif.

Memilih ceruk yang benar-benar Anda pahami akan memberi Anda beberapa keuntungan tambahan dibandingkan pesaing Anda. Terutama jika mereka tidak menginvestasikan sejumlah penelitian atau pengalaman pribadi yang sama!

Jika Anda kesulitan menemukan ceruk sempurna untuk ditekuni, ikuti langkah-langkah cepat (dan efektif) ini:

  • Identifikasi minat Anda. Anda mungkin sudah tahu ini, tetapi bisnis tidak selalu mudah. Akan ada saat-saat di mana Anda merasa ingin menyerah dan, sayangnya, jika Anda tidak bergairah tentang niche Anda, akan jauh lebih mudah bagi Anda untuk meninggalkannya.
  • Identifikasi masalah yang dapat Anda atasi dari ceruk bisnis Anda. Untuk menciptakan bisnis yang menguntungkan, Anda harus meneliti masalah apa yang mungkin dirasakan pelanggan Anda dan mendapatkan solusi untuk mereka.
  • Teliti pesaing Anda. Apakah niche yang Anda minati terlalu jenuh? Jika demikian, apakah persaingannya mudah dikalahkan? Lebih baik lagi, apakah bisa mengalahkan mereka? Bisa jadi Anda akan sering menemukan bahwa ceruk yang paling Anda minati adalah salah satu yang hampir semua orang sudah menjadi bagian darinya.
  • Tentukan apakah ceruk Anda menguntungkan atau tidak. Apakah Anda dapat memperoleh jumlah uang yang bagus dari niche Anda? Cara yang baik untuk mengetahui apakah ceruk Anda prospek atau tidak adalah dengan melihat item yang sedang tren di marketplace seperti tokopedia atau bukalapak.

Langkah 2: Temukan supplier dropship yang tepat

Menemukan pemasok grosir mungkin terdengar sulit, tetapi dengan cermat melihat produk di marketplace, Anda bisa menemukan pemasok yang tepat. Dari sana, Anda akan menemukan pemasok grosir yang Anda sukai, hubungi mereka, dan gerakkan roda bisnis Anda. Sebelum Anda puas dengan pemasok, pastikan untuk mengajukan beberapa pertanyaan berikut:

  • Berapa lama waktu yang diperlukan agar pesanan dikirimkan setelah pembelian dilakukan?
  • Metode pengiriman apa yang mereka tawarkan dan seperti apa sistem pelacakan mereka?
  • Apa sajakah sistem kendali mutu mereka?
  • Apakah mereka menawarkan jaminan?
  • Bisakah Anda menggunakan foto produk mereka? Atau, pertanyaan yang lebih baik, apakah mereka dapat memberi Anda foto produk terbaru mereka?

Dengan mempertimbangkan beberapa langkah diatas, maka anda bisa mulai untuk menjadi dropshipper sekarang juga.